TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Memperingati Hari Kartini

Senin, 25 April 2011

Segenap Jajaran UPT PUskesmas Bengkuring Memperingati "HARI KARTINI" dengan mengenakan baju kebaya dalam memberikan pelayanan kesehatan.







Selengkapnya...

Pelayanan Poli Jiwa di UPT Puskesmas Bengkuring 2011

Pada Tahun 2011 ini UPT Puskesmas Bengkuring dalam meningkatkan upaya pelayanan kesehatan dengan membuka uint pelayanan Poli Jiwa.

Dibukanya Poli jiwa di UPT Puskesmas Bengkuring bertujuan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan kejiwaan di masyarakat wilayah kerja UPT Puskesmas Bengkuring.

Pelayanan Poli Jiwa bersama dr. Jaya Sp. Kj

Selengkapnya...

PERTEMUAN KUMPUL KADER 2011

UPT Puskesmas Bengkuring bekerja sama Pergerakan Anggota Muda IAKMI (PAMI) pada tanggal 16 April 2011 mengadakan acara Kumpul Kader 2011 dengan tema ”Kader Sadar Gizi” dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional pada tanggal 25 Januari 2011.

Adapun Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua PKK Kota Samarinda ibu Ir. Sri Lestari (Isteri Wakil Walikota Samarinda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda drg. Nina Endang Rahayu., M. Kes, Camat Samarinda Utara, Lurah Sempaja Selatan, Lurah Sempaja Utara, Ketua PERSAGI dan Tamu Undangan Lain.

Tujuan kegiatan kali ini merupakan Usaha strategi dasar perbaikan gizi masyarakat. yaitu menekankan upaya pemberdayaan dan pendidikan gizi. Mendorong meningkatkan mutu konsumsi pangan baik melalui pendekatan penganekaragaman pangan maupun suplementasi gizi. Serta meningkatkan cakupan mutu pelayanan kesehatan. Selain itu juga memberdayakan kader posyandu agar menjadi “Kader Sadar Gizi” yang nantinya bisa bergerak bersama-sama Puskesmas, PKK, Tokoh Masyarakat dan kerja sama lintas sektoral lainnya untuk memerangi gizi kurang, buruk dan lebih di wilayah kerja UPT Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda.


Berdasarkan laporan Ahli Gizi Hasnidar, AmG bahwa UPT Puskesmas Bengkuring tahun 2009 tercatat 14 kasus gizi kurang dan buruk sementara pada tahun 2010 kasus gizi kurang atau buruk mengalami kenaikan yaitu sebanyak 23 kasus. UPT Puskesmas Bengkuring saat ini memiliki Pondok Gizi yaitu Pondok gizi Kompak yang berperan besar dalam mengatasi kasus gizi kurang, buruk maupun lebih di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring. Sampai saat ini Pondok Gizi Kompak telah berhasil memulihkan 100 balita gizi kurang menjadi status gizi baik. Sementara yang masih dalam pemantauan dan pembinaan berjumlah 30 balita gizi kurang termasuk 2 balita gizi buruk yang dirujuk ke Puskesmas dan untuk selanjutnya telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum. Pada tahun 2011 ini kami telah mengalokasikan dana untuk mengatasi permasalahan gizi kurang melalui dana BOK berupa Pembelian PMT Pemulihan untuk usia 6- 59 bulan gizi kurang.


Adapun kegiatan dari pertemuan iniyaitu acara lomba masak kader posyandu wilayah kerja UPT Puskesmas Bengkuring, Demo PMT Pemulihan, Senam Tangan Bersih dari PAMI, dan Acara Game Show.

Acara ini terselenggara dengan bantuan Sponsor dan donator diantaranya yaitu :
1. PT. Frisian Flag Indonesia Wilayah Indonesia Timur
2. Bapak Camat Samarinda Utara
3. Bapak Lurah Sempaja Selatan
4. Bapak Lurah Sempaja Utara
5. PERSAGI Cabang Samarinda


Pertemuan Kumpul Kader 2011


Pertemuan Memperingatin Hari Gizi Nasional

Demo Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan

Pemberian PMT Pemulihan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda

Penyampain materi dari PT. Frisian Flag


Game Show

Senam Cuci Tangan oleh Pergerakan Angkatan Muda IAKMI

Lomba Masak oleh Kader Posyandu


Selengkapnya...

Keluarga Besar UPT Puskesmas Bengkuring

Kamis, 10 Maret 2011

Tahun 2011 Puskesmas Bengkuring dengan wajah baru, sesuai Surat Keputusan Walikota Samarinda Tahun 2011 berubah menjadi UPT Puskesmas Bengkuring.

Untuk mengenal lebih dekat dengan UPT Puskesmas Bengkuring, mari kita mengenal keluarga besar UPT Puskesmas Bengkuring.

Keluarga Besar UPT Puskesmas Bengkuring

Selengkapnya...

Pelayanan Puskesmas Bengkuring tetap buka pada saat hari raya idul fitri

Kamis, 16 September 2010

Ruang Tunggu Puskesmas Bengkuring

Walaupun Puskesmas bengkuring tidak masuk dalam daftar piket Puskesmas yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Samarinda tetapi dengan kesadaran diri dan ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakat khususnya di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring oleh karena itu Kepala Puskesmas Bengkuring drg. Deasy Evriyani, M.Si menetapkan bahwa Puskesmas Bengkuring akan tetap buka untuk memberikan pelayanan kesehatan dari tanggal 9, 11, dan 13 September 2010.


Pemeriksaan Poli umum
Pemeriksaan KIA

Meskipun tanggal tersebut merupakan hari libur memperingati hari Idul Fitri akan tetapi pasien yang datang untuk memanfaatkan pelayanan dari Puskesmas Bengkuring tetep tidak berkurang. Rata- rata perharinya pasien yang datang sebanyak 80 pasien, adapun keluhan dari pasien yang datang berkunjung yang terbanyak yaitu berupa penyakit lain pada saluran pernapasan atas, gastritis/syndrome dyspepsia, diare, dan penyakit infeksi lainnya.





Puskesmas Bengkuring juga memberikan pelayanan bagi ibu hamil di hari raya idul fitri. Hal itu didasarkan kebutuhan dari pasien dan kesigapan dari petugas Puskesmas Bengkuring untuk dapat melayanai kesehatan wraga di wilayahnya.
Pemeriksaan Kehamilan
Atas Nama Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda
Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriyah.
“ Mohon Maaf Lahir Dan Batin”.
Selengkapnya...

Kunjungan Gizi Buruk Oleh Dinas Kesehatan Prov. KALTIM di Puskesmas Bengkuring

Jumat, 03 September 2010

Kepala Puskesmas Bengkuring dg Dinas Kesehatan Provinsi KALTIM
Tanggal 31 Agustus 2010 Puskesmas Bengkuring mendapatkan kunjungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengenai penanganan gizi kurang dan gizi buruk yang telah dilakukan oleh Puskesmas Bengkuring karena akhir-akhir ini masalah gizi telah mengambil ruang khusus pada pemberitaan berbagai media massa di tanah air. Apa yang muncul dipermukaan sebetulnya menurut penulis tidak lebih dari sebuah ”phenomena kerbau beruban” atau mungkin istilah yang lebih pas adalah ”phenomena gunung es”. Kasus gizi buruk yang muncul di permukaan hanyalah sebagian kecil dari kasus gizi yang terjadi di tanah air. Masih banyak kasus-kasus gizi yang lain yang tidak sempat terlaporkan, tidak terpantau dari media massa yang jumlahnya mungkin jauh lebih besar dan lebih parah dari itu. Di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring saja sejak tahun 2007 sampai bulan Maret 2010 tercatat sudah 24 balita gizi kurang dan 2 balita gizi buruk.



Kunjungan Dinas Kesehatan Prov. KALTIM ke Balita Gizi Buruk
Diwakilin oleh Hasnidar, Amg sebagai staf gizi Puskesmas Bengkuring untuk melakukan kunjungan ke penderita balita gizi buruk di wilayah Puskesmas Bengkuring. Oleh petugas gizi dari Puskesmas Bengkuring balita tersebut mendapat observasi dan penanganan pemberian asupan gizi kemudian dirujuk sampai ke Rumah Sakit.


kunjungan ke Pondok Gizi Kompak oleh Dinas Kesehatan Prov. KALTIM
Kemudian melakukan kunjungan ke Pondok Gizi Kompak yang merupakan salah satu program pemberantasan gizi kurang dan gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring. Pondok Gizi yang terletak di RT. 90 dengan kader berjumlah 5 orang dengan pembinaan dari Petugas Gizi Puskesmas Bengkuring. Pondok gizi kompak tersebut mempunyai misi Mengelola pondok gizi Kompak sebagai sarana pembinaan, pendampingan dan pelayanan bagi masyarakat Bengkuring dalam rangka meningkatkan kualitas gizi masyarakat khususnya balita dan Mencetak kader Gizi Kompak yang memiliki kompetensi dasar baik dari Pengetahuan, Keahlian dan Perilaku di bidang gizi.
Selengkapnya...

Pertemuan Kader Posyandu Dengan Forum KDRT Kota Samarinda

Senin, 26 Juli 2010


Hari Senin, tanggal 26 Juli 2010 Puskesmas Bengkuring telah melaksanakan kegiatan pertemuan kader Posyandu. Namun, pertemuan kali ini sedikit berbeda karena Puskesmas Bengkuring mengundang Forum KDRT Kota Samarinda sebagai pembicara.


Hal itu dilakukan Puskesmas Bengkuring karena berdasarkan data 2008 bahwa di Kota Samarinda telah terjadi Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga sebanyak 42 kasus, ini menjadi perhatian Puskesmas Bengkuring untuk mencegah, melindungi dan menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang dapat mengakibatkan rasa ketidakamanan atau ketidakadilan di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring.

Dari pertemuan tersebut juga membahas mengenai apa itu Jender? Jender adalah perbedaan peran dan tanggung jawab, sikap dan perilaku perempuan dan laki-laki yang dibuat/dibangun oleh budaya masyarakat.

Kemudian juga membahas tentang Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PDKRT). Dalam Undang-Undang PKDRT menyebutkan bahwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Bila di lingkungan anda terdapat KDRT maka anda dapat menghubungi :

  • Dr. Erika Rosaria S RSUD I.A.Moeis 08125808880

  • Dra.Robiana BPMP Samarinda 085250517027

  • Kusti Winarsih Poltabes Samarinda 081389918018

    Dari Pertemuan dengan Forum KDRT tersebut, Puskesmas Bengkuring berkeinginan untuk membentuk Kader KDRT agar terjaring kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring.



  • ”Jangan Pernah Membiarkan Kejadian KDRT Di Sekitar Kita”
    Selengkapnya...