TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Penyuluhan DBD Puskesmas Bengkuring

Kamis, 20 November 2014

 
Kader Dan Warga Saat Penyuluhan DBD
Rabu, 15 Januari 2014 UPTD Puskesmas Bengkuring 2014 melaksanakan penyuluhan Demam Berdarah Dengue di Posyandu Bougenville Bengkuring. Sasaran penyuluhan ini yaitu kader Posyandu dan ibu-ibu yang mempunyai bayi dan balita.

Selengkapnya...

Penyelenggaraan BIAS UPTD Puskesmas Bengkuring Tahun 2014

Rabu, 19 November 2014

Imman Nuel saat melaksanakan BIAS

Samarinda, 20 Agustus 2014 UPTD Puskesmas Bengkuring melaksanakan BIAS bulan Agustus vaksin Campak dan bulan November DT dan TD di 7 SD, MI dan SDLB di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bengkuring.
Selengkapnya...

Pembinaan Kantin Sekolah UPTD Puskesmas Bengkuring Tahun 2014

Lilik Sumarti, A.Md. KL., SKM Saat Pembinaan Kantin Sekolah

Kantin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penyediaan pangan yang sehat dan bergizi untuk anak Sekolah khususnya Sekolah Dasar, hal ini sejalan dengan Program Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah yang sudah menjadi Program Nasional mulai dari Pusat sampai ke daerah.

Selengkapnya...

Pembinaan Dokter Kecil UPTD Puskesmas Bengkuring Tahun 2014

Juara Dokter Kecil Didampingi Guru UKS Beserta Petugas Puskesmas Bengkuring

Tanggal 30 dan 31 Oktober yang lalu UPTD Puskesmas Bengkuring telah melaksanakan kegiatan pembinaan dokter kecil yang dilaksanakan di rumah dinas UPTD Puskesmas Bengkuring. Adapun jumlah peserta yaitu sebanyak 6 SD di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bengkuring. Setiap SD mengirim wakilnya sebanyak 4 orang siswa dan 1 guru pendamping.

Selengkapnya...

Pembinaan BATRA UPTD Puskesmas Bengkuring

Kamis, 13 November 2014

dr. Hj. Ratri Nugrahaninsih, M.Kes saat memberikan sambutan

Rabu, 24 Mei 2014 telah diselenggarakan Pembinaan BATRA bertempat di rumah dinas UPTD Puskesmas Bengkuring. Adapun peserta BATRA itu terdiri dari dari kader Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bengkuring.

Selengkapnya...

Pemantauan Balita Gizi Kurang UPTD Puskesmas Bengkuring

Hasnidar, A.MG saat melakukan pemantauan dan distribusi PMT Bahan Lokal


Samarinda, 10 Juni 2014 ini melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), UPTD Puskesmas Bengkuring mengalokasi anggaran pada Pembuatan PMT Pemulihan dengan bahan lokal. Dari hasil pemantauan yang dilakukan terdapat 6 balita gizi kurang yang kemudian akan diberikan PMT Pemulihan sesuai dengan menu makanan gizi seimbang dyang telah ditentukan oleh ahli gizi UPTD Puskesmas Bengkuring yang diberikan selama 90 hari.
Tujuan dilaksanakannya program ini yaitu menurunkan angka kematian balita akibat defisiensi gizi yang diakibatkan berbagai hal seperti ekonomi kemisikinan, pola asuh orang tua, kurangnya pengetahuan orang tua dan laiinnya.
Harapan dari pemberian PMT Pemulihan ini yaitu adanya kenaikan berat badan yang signifikan sehingga balita menjadi gizi normal meurut usia dan berat badannya. Ungkap ibu Hasnidar, AmG selaku ahli gizi UPTD Puskesmas Bengkuring

Selengkapnya...

Pelatihan MTBS UPTD Puskesmas Bengkuring

Rican A. H., A.Md. Keb Saat Menjelaskan MTBS Kepada Staf Puskesmas Bengkuring

Dalam rangka peningkatan kapasitas perawat dan bidan dalam tatalaksana balita sakit secara komprehensif dan untuk percepatan pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015 yaitu untuk menurunkan angka kematian anak, UPTD Puskesmas Bengkuring menyelenggarakan pelatihan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) kepada perawat dan bidan puskesmas bulan 17 September 2014 di UPTD Puskesmas Bengkuring.
Pelatihan ini bertujuan untuk  peserta dapat mengetahui proses manajemen dalam menangani bayi muda baik yang sehat maupun yang sakit di fasilitas  kesehatan maupun melalui kunjungan rumah.
Adapun peserta dalam pelatihan MTBS ini yaitu berjumlah 39  orang. Peserta diberikan pelajaran dalam kelas, peserta juga diajak dalam diskusi terpadu tentang Manajemen Terpadu Balita Sakit. Peserta pelatihan tersebut diharapkan menjadi Case Manager  di Puskesmas nantinya.  Fungsi dan peran Case Manager adalah  menjadi pengelola program MTBS di Puskesmas nantinya. 
Ada 3 (tiga) komponen dalam penerapan strategi MTBS: meningkatkan ketrampilan petugas kesehatan dalam tatalaksana kasus balita sakit, memperbaiki sistem kesehatan agar penanganan penyakit pada balita lebih efektif dan memperbaiki praktek keluarga dan masyarakat dalam perawatan di rumah dan upaya pencarian pertolongan kasus balita sakit (meningkatkan pemberdayaan keluarga dan masyarakat, yang dikenal sebagai “Manajemen Terpadu Balita Sakit berbasis masyarakat”). Untuk keberhasilan penerapan MTBS, proporsi penekanan pada ke-tiga komponen tersebut harus sama besar, ungkap Ibu Rican A.H., Amd. Keb

Selengkapnya...